Majalah Salam Indonesia

Wapres Yusuf Kalla; Masyarakat OKI Harus Implementasikan Iptek

120

SALAM-INDONESIA.Com – ORGANISASI KONFRENSI ISLAM (OKI) memiliki masyarakat yang menjadi mayoritas masyarakat dunia. Kondisi tersebut menjadi nilai jual bagi OKI dalam memberdayakan setiap produk, ternasuk produk ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Hal ini penting dilakukan agar masyarakat OKI tidak ketinggalan dalam bidang Iptek dengan masyarakat dunia lain khususnya barat.

Isu pentingnya masyarakat OKI mengimplementasikan Iptek mencuat saat Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla berkunjung ke Khazakhstan dalam rangka KTT OKI.

Wakil Presiden menginginkan negara-negara Islam lebih mengimplementasikan lagi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) agar tidak ketinggalan dengan negara lain.

“Kita di OKI terlalu banyak konvensi, diskusi, seminar. Yang kami inginkan implementasi satu per satu,” kata JK di Astana, Khazakhstan, seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, sebenarnya teknologi di negara-negara Islam sudah cukup baik dan maju seperti di Kazakhstan, Turki, Iran dan Pakistan. Karena itu sebagai negara yang tergabung dalam OKI yang besar penduduknya harus bisa mengimplementasikan Iptek.

Indonesia menjadi salah satu delegasi dalam KTT OKI tentang Ilmu pengetahuan dan teknologi yang digelar pertama kalinya di Astana, Kazakhstan, Minggu dan Senin, (10-11) September 2017.

Pada KTT ini, delegasi Indonesia juga mengikutsertakan lima rektor serta satu dekan sehingga diharapkan dapat melihat langsung perkembangan-perkembangan Iptek di negara-negara Islam lain dalam internasional Expo 2017 tentang energi masa depan. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.