Majalah Salam Indonesia

Terkait Kebocoran Data, kini Polri memanggil Facebook

16

SALAM-INDONESIA.comPENYELIDIKAN TERKAIT kebocoran data pengguna Facebook yang ada di Indonesia terus dilakukan Porli. Pekan ini, Polri menggagendakan pemeriksaan terhadap pihak Facebook.

“Sudah dipersiapkan (pemanggilan), minggu ini,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal di Jakarta

Isu kebocoran data pengguna Facebook ini masih dalam tahap penyelidikan. Iqbal mengatakan, pihaknya belum ada upaya memaksa terkait penyelidikan tersebut. “Saat ini belum ada upaya penyidikan, tapi baru penyelidikan. Kita koordinasi,” tuturnya.

Facebook mengalami kebocoran data hingga 87 juta pengguna. Di Indonesia sendiri, ada kebocoran data pengguna yang mencapai 1.096.666.

Indonesia adalah urutan ketiga terbesar data pengguna yang mengalami kebocoran, setelah Amerika Serikat dan Filipina. Data m-dara tersebut diketahui dibocorkan ke Cambridge Analytica.

Menkominfo Rudiantara telah bertemu dengan perwakilan Facebook Indonesia Ruben Hattari di Gedung Kominfo, Jakarta, Kamis (5/4) kemarin. Facebook diminta melakukan terhadap dirinya sendiri untuk mengetahui seluk beluk skandal canggih ini.

“Kemarin, kepada Facebook kami meminta, (a) rincian dari data pengguna Facebook di Indonesia, terutama dari klasifikasi penggunaan data oleh Cambridge Analytica. (b) Hasil dari rencana audit oleh Facebook atas aplikasi-aplikasi pihak ketiga yang menggunakan Facebook,” kata Rudiantara

Untuk melancarkan upaya penyekidikan tersebut, Polri telah menyiapkan panggilan untuk Facebook untuk segera dimintai keterangan. (put)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.