Majalah Salam Indonesia

Stabilkan Harga Beras, Bulog Gencar Operasi Pasar

151

SALAM-INDONESIA.com- PROVINSI Jawa Barat (Jabar) sebagai wilayah yang memiliki banyak lumbung padi terus mendapat pengawasan dari Pemerintah dalam upaya menstabilkan harga beras.

Perum Bulog Divisi Regional Jawa Barat dijadwalkan akan terus melakukan operasi pasar (OP) beras murah tiga bulan ke depan, hingga Maret 2018. Langkah itu diambil untuk menstabilkan harga beras kualitas rendah dan medium.

Seperti dilaporkan dari kantor berita Antara, Bulog Jabar kembali menyalurkan sekitar 700 ton beras ke puluhan titik penjualan di Jawa Barat. Penyaluran dilakukan serentak di seluruh kantor Bulog di Indonesia.

Kabid Operasional Divre Jabar Sri Emelia mengatakan, sesuai instruksi Kementerian Perdagangan (Kemendag), operasi pasar akan diperpanjang hingga Maret 2018. Operasi pasar tak hanya mendistribusikan beras kualitas standar, tetapi juga beras medium.

“Setiap hari kami siap mendistribusikan sekitar 50-100 ton beras untuk setiap sub divre. Di Jawa Barat ada tujuh sub divre untuk menyalurkan beras standar dan medium kepada masyarakat,” kata Sri di Gudang Bulog Cimindi, Cimahi, Selasa.

Menurut dia, sesuai pantauan di lapangan, harga beras di tingkat pedagang masih tinggi. Terutama untuk beras medium yang mestinya harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp9.450/kg, namun di pasaran antara Rp10.000-11.000/kg.

“Pada operasi pasar ini, kami juga menyalurkan beras medium. Kami pastikan, bahwa beras medium aman dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir. Ketersediaan beras Bulog masih mencukupi,” jelas dia.

Bulog, sambungnya memiliki ketersediaan beras yang cukup melimpah. Untuk beras kualitas medium dan standar, ketersediaan beras masih bisa untuk tiga hingga empat bulan ke depan. Selain itu, Bulog pun masih melakukan serapan untuk sisa panen tahun ini.

Perwakilan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) ,Nusa Eka mengaku, kedatangannya ke Bulog untuk memastikan stok beras aman untuk operasi pasar tiga bulan ke depan. Ketersediaan beras yang memadai diharapkan akan menstabilkan harga beras di pasaran.

“Kami pastikan agar masyarakat tidak perlu panik bahwa stok beras ada. Bulog siap salurkan. Kami minta pengecer ditambah, agar distribusi lebih baik. Terutama untuk beras medium,” kata dia. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.