Majalah Salam Indonesia

Presiden Singapura Halimah Yacob; Dulu Hidup Susah dan Jualan Nasi Padang

197

SALAM-INDONESIA.com – PRESIDEN SINGAPURA KE-8 yang akan dilantik pekan depan, Halimah Yacob, ternyata memiliki kisah hidup yang dapat menjadi inspirasi.

Seperti dikutip dari Straits Times, Senin (11/9/2017), Halimah dilahirkan sebagai anak bungsu dari keluarga miskin pada 23 Agustus 1954.

Tahun 1962, ayahnya meninggal dunia ketika Halimah baru berusia 8 tahun. Akhirnya, ia bersama sang ibu menjual nasi padang di gerobak dorong wilayah Shenton Way.

Dia ditugaskan ibunya membersihkan meja, mencuci piring, dan melayani pembeli nasi Padang khas Sumatera Barat yang banyak digemari warga Singapura.

Akhir 1960-an, ia bersekolah di Singapore Chinese Girls School. Tahun 1970-an, ia melanjutkan sekolah di Tanjong Katong Girls School dan berkuliah di University of Singapore dan berhasil meraih gelar Sarjana Hukum.

Tahun 1978, dirinya bergabung dengan Kongres Nasional Serikat Pekerja (NTUC) sebagai petugas advokasi. Ia menghabiskan 30 tahun hidupnya sebagai aktivis sebelum diangkat menjadi wakil Sekretaris Jenderal NTUC.

Era 1980, Halimah dinikahi teman kuliahnya yang sudah menjadi pengusaha sukses di Singapura, yakni Mohamed Abdullah Alhabshee. Mereka dikarunai lima orang anak.

Tahun 2001, Halimah memutuskan terjun ke dunia politik dan berhasil menjadi anggota parlemen. Karier politiknya ternyata berjalan gemilang. tahun 2011, ia menjadi Menteri Pembangunan Komunitas, Pemuda dan Olah raga.

Selang dua tahun, 2013, Halimah ditunjuk sebagai Juru Bicara Parlemen Singapura. Penunjukan itu juga bersejarah, karena Halimah menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan bergengsi di parlemen tersebut.

“Aku akan melakukan yang terbaik untuk melayani warga Sipangura. Selama ini saya juga bertekad seperti itu, terlepas ada pemilu atau tidak,” tutur Halimah, seperti dilansir Channel News Asia, setelah dipastikan menjadi presiden.

Perempuan berusia 63 tahun itu akan menggantikan Presiden Tony Tan yang sudah selesai masa tugasnya. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.