Majalah Salam Indonesia

Perbaikan Indikator Kemudahan Berbisnis

134

SALAM-INDONESIA.com UNTUK MENDAPATKAN input terkait proses perbaikan peringkat kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EODB) Bank Dunia 2018. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menuturkan, pemerintah akan fokus memperbaiki indikator-indikator yang peringkatnya masih di atas 100.

“Indikator dengan peringkat yang di atas 100 akan jadi prioritas untuk diperbaiki, di antaranya starting a business (144), dealing with construction permits (108), dan enforcing contracts (145),” ujar dia dalam acara Indonesia’s Ease of Doing Business Improvement: Continous Reform for Better Investment Climate, seperti dikutip dari keterangan tertulis.

Thomas menjelaskan, perbaikan di indikator-indikator tersebut sangat penting untuk keberlanjutan perbaikan peringkat EODB di Indonesia.

“Contohnya untuk trading across borders, ini bukan hanya tugas Kementerian Perdagangan, tapi merupakan tugas kita bersama untuk memperbaiki prosesnya,” kata dia.

Dalam kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan masukan serta input dari responden maupun dunia usaha itu, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Farah Ratna Indriani yang bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian beserta seluruh pihak terkait menyampaikan sambutan pembuka

Sebelumnya tingkat kemudahan berbisnis (Ease of Doing Business/EoDB) Indonesia naik pesat dari 91 ke peringkat 72. Hal itu membuktikan upaya pemerintah memperbaiki kemudahan bisnis membuahkan hasil.

Namun, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengaku belum puas. “Jadi memang EoDB bukan segala-galanya,” kata dia, di Kantor BKPM Jakarta, Senin 6 November 2017. Thomas menerangkan, EoDB merupakan hal penting untuk bisnis. Pasalnya, EoDB merupakan indikator yang dipakai di seluruh dunia. **

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.