Majalah Salam Indonesia

Merubah Pandangan Nusantara Melalui Europalia Arts Festival Indonesia

165

SALAM-INDONESIA.com- BANYAK WARGA Eropa mengenal Indonesia sebagai negara dengan jumlah masyarakat muslim terbesar di dunia. Namun mereka hanya mengetahui kultur masyarakat muslim di zajirah Arab, seperti Syria, Yordania, Irak, Kuwait dan sebagainya. Padahal kultur masyarakat Indonesia berbeda dengan kultur masyarakat di kawasan zajirah Arab.

“Selama ini publik Eropa mengenal Indonesia sebagai negaradengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tapi publik Eropa tahunya masyarakat muslim hanya ada di negara-negara Arab. Dengan adanya Europalia Arts Festival Indonesia (EAFI) 2017 maka public Eropa makin tahu apa itu Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya,” ujar Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid dalam Taklkimat Kebudayaan akhir tahun 2017 di Jakarta.

Dirjen Kemendikbud juga mengatakan, manfaat penyelenggaraan EAFI 2017 belum usai, akan tetapi manfaat utamanya yang adalah perubahan pandangan publik eropa tentang Indonesia.

“Publik Eropa yang belum lama jadi kenal mengenai ke aneka ragaman Indonesia. Dan yang sudah kenal namun memiliki pandangan terbasat maka mulai pahan muktikulturalisme Indonesua yaitu Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya.

Penyelenggaraan EAFI 2017 dilakukan selama empat bulan mulai Oktober 2017 hingga Januari 2018. Negara-negara Eropa disuguhkan keindahan ragam budaya Indonesia. Hal ini menyusul ditunjuknya Indonesia sebagai tamu kehormatan ajang dua tahunan kegiatan kebudayaan terbesar di Eropa, “Europalia Arts Festival 2017”.

Masyarakat di tujuh negara eropa seperti Inggris, Belanda,

Belgia, Jerman, Polandia, Prancis dan Austria dibuai dengan indahnya budaya Indonesia. Tidak tanggung-tanggung ada 460 seniman yang diboyong ke berbagai kota di negara tersebut. Mereka tampil dalam 228 agenda kegiatan budaya. Yakni 69pertunjukan tari dan teater, 71 pertunjukan musik, 36 karya sastra, 38 karya film dan 14 pameran.

EAFI 2017 bersama dengan delegasi Indonesia menjadi wadah yang dipersembahkan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia dalam ajang yang akan menampilkan seni budaya tradisional dan kontemporer multidisiplin yang mengangkat keberagaman seni dan budaya Indonesia bertajuk “Rampai Indonesia”. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.