Majalah Salam Indonesia

Mau Tahu Gaya Kepemimpinan Sandi ? Ini Pengakuannya

171

SALAM-INDONESIA.com- TIDAK SEMUA pemimpin memiliki gaya yang sama dalam memimpin. Nah. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ternyata memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda dengan para pendahulunya dalam memimpin DKI Jakarta.

Dikatakan Sandaga Uno, untuk membangkitkan kedisiplinan konsepnya adalah meningkatkan motivasi bukan dengan dipermalukan. “ Tapi kalau kita ingin memberikan motivasi dan pujian karena prestasi mereka itu harus secara umum” kata Wagub DKI ini.

Namun, sambung Sandi, bila ingin memberikan teguran atau peringatan karena terlambat datang atau mungkin prestasinya kurang baik itu harus dilakukan dalam kondisi tertutup.

“Itu harus kondisi yang tidak mempermalukan mereka, sehingga mereka bisa termotivasi ke depan,” katanya saat menghadiri syukuran di Kantor Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD), Jakarta Pusat.

Dalam syukuran ini juga terungkap di tahun 2017 penerimaan pajak di DKI Jakarta sebesar Rp35,3 triliun bahkan surplus hingga Rp1,2 triliun dan ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2013 dapat mencapai target. Sandiaga melanjutkan, usai liburan tahun baru 2018 saat ke BPRD DKI Jakarta, ia menemukan PNS yang masih berani bolos.

“Alhamdulillah dari silaturahim mendadak di beberapa tempat tentunya masih ada yang terlambat datang atau tidak tersosialisasikan dengan baik (ketentuan libur tahun baru). Tapi secara mayoritas so far angkanya masih terus dikonsolidasikan, kita melihat tingkat kepatuhannya. Dan Hasilnya ya ada yang oke. Ada yang belum signifikan. Belum optimal. Yah ini buat PR kami juga” kata Wagub DKI Jakarat itu.

Sandi menambahkan, masih ada PNS yang belum terlalu menyadari bahwa tanggal 2 Januari ini masuk dan akan memberi sanksi tegas kepada mereka yang tidak masuk tanpa keterangan dan terlambat. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.