Majalah Salam Indonesia

Ketahui Sejarah Nifsu Sya’ban

125

SALAM-INDONESIA.comBULAN SYA’BAN berarti menunjukkan bahwa umat Islam sebentar lagi akan menghadapi bulan Ramadan. Sya’ban merupakan bulan ke delapan dalam penanggalan Hijriyah.

Dimana, dalam bulan Sya’ban terdapat satu malam istimewa yang masih menjadi ikhtilaf atau perbedaan pendapat. Meskipun demikian, diyakini bila menghidupkan malam tersebut dengan beribadah kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosa, kecuali dosa syirik.

Malam ini disebut dengan malam Nisfu Sya’ban, di mana Nisfu dalam bahasa Arab artinya ialah pertengahan. Sementara Sya’ban ialah bulan dalam kalender Hijriyah, sehingga Nisfu Sya’ban berarti pertengahan bulan Sya’ban.

Melihat pada kalender Hijriyah, maka malam Nisfu Sya’ban jatuh pada 14 Sya’ban. Ini berarti pada 2018, malam Nisfu Sya’ban jatuh pada Senin malam Selasa, atau bertepatan dengan 30 April 2018.

Melihat dari sejarah Islam, ada yang berpendapat bahwa pada saat itu terjadi pemindahan kiblat kaum muslimin dari baitul maqdis ke arah masjidil haram. Ada hadits yang menyatakan keutamaan malam Nisfu Sya’ban, yang menyebutkan bahwa di malam mitu ada pengampunan terhadap dosa.

Hadits riwayat Mu’adz bin Jabal, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:  “Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya’ban. Dan Dia akan mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan”. Dikutip dari Kabarmakkah. (put)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.