Majalah Salam Indonesia

Jokowi Tegaskan Pengenaan Zakat PNS Masih Wacana

136

SALAM-INDONESIA.com- DALAM BEBERAPA hari ini kabar akan segara dilaksanakannya pengenaan zakat 2,5 % bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) muslim terus merebak. Namun kemarin, Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa usulan tersebut masih dalam bentuk wacana serta belum ada keputusan yang tetap.

“Masalah pengenaan zakat untuk PNS masih dalam wacana,” katanya.

Sebelumnya sempat tersiar kabar bahwa Kementerian Agama (Kemenag) sedang mempersiapkan Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur pungutan zakat sebesar 2,5 persen dari gaji PNS muslim.

Bahkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa pungutan zakat yang berasal dari gaji PNS muslim bukan hal yang baru diterapkan. Ia mengatakan pemerintah daerah sudah lebih dahulu menerapkan aturan ini.

“Sebenarnya ini bukan barang baru, jadi ada pemerintah provinsi dan pemerintah kota sudah menerapkan ini kepada ASN di daerah. Beberapa kementerian dan lembaga juga sudah menerapkan” ujarnya saat konferensi pers di Gedung Kemenag, Jakarta.

Menurutnya, pungutan zakat PNS atau Aparatur Sipil Negara (PNS) muslim sudah tertera dalam UU No 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Lalu turunan PP 14 Tahun 2014 tentang pelaksaan zakat, Inpres 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian dan Lembaga Negara, Pemda, BUMN/D dan terakhir Permenag 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Perhitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah.

“Hanya selama ini kami nilai belum terintegrasi dalam sebuah sistem yang transparan dan terkelola dengan baik” ucap Menag.

Untuk itu, saat ini Kemenag sedang menyempurnakan mekanisme pungutan zakat ASN muslim secara tepat. Pembicaraan proses mekanisme itu masih sebatas pembahasan internal Kemenag sekaligus berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan lembaga amil resmi lainnya.

Menag juga mengatakan bahwa Perpres (Peraturan Presiden) mengenai pungutan zakat 2.5 persen bagi ASN atau PNS muslim nantinya hanya imbauan bukan paksaan. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.