Majalah Salam Indonesia

Jaga Kualitas Air Sungai, Ini Upaya KLHK

113

SALAM-INDONESIA.com – DEMI MENDUKUNG pengelolaan kualitas air sungai di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengembangkan formulasi indeks kualitas air (IKA). Instrumen ini telah diaplikasikan sejak 2015 lalu, dan terus dikembangkan hingga kini.

Pengembangan instrumen IKA diyakini mudah dipahami karena menggunakan parameter umum dan terbatas, tapi tidak menghilangkan esensinya serta dapat melacak kembali komponen penyusunnya. Jadi dapat digunakan sebagai acuan dalam pemilihan pengelolaan untuk peningkatan kualitas air secara tepat.

“Untuk mengetahui apakah kondisi air sungai di suatu badan air bagus atau tidak, perlu dilakukan penilaian kualitas air,” kata Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan di Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL), Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Dewi Ratnaningsih, dalam keterangan tertulisnya.

Pada umumnya, IKA merupakan salah satu instrumen penilaian kualitas air yang sudah diterapkan di berbagai negara. Namun hingga saat ini Indonesia belum menggunakannya.

“Masing-masing wilayah yang dilalui oleh badan air sungai baik di kabupaten/kota, provinsi atau pemerintah pusat. Seharusnya menyampaikan informasi penilaian kualitas air sungai sebagai jaminan bahwa sungai di wilayah mereka dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai kualitasnya,” jelasnya.

Tim P3KLL, lanjut Dewi, juga telah memasukkan semua persamaan matematika ke dalam bentuk program excel yang mudah diaplikasikan oleh pengguna.

“Dengan tersedianya instrumen tersebut, instansi lingkungan di pemerintah daerah dan berbagai pihak akan mudah mengaplikasikannya dan mendapatkan hasil yang mudah dipahami,” katanya. (put)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.