Majalah Salam Indonesia

Ini Proyek Investasi Unggulan Milik Indonesia..

153

SALAM-INDONESIA- com- SELAMA MASA pemerintahan Jokowi-JK pembangunan infrastruktur menjadi salah satu sektor strategis yang menjadi prioritas. Terdapat beberapa proyek investasi unggulan yang dimiliki pemerintah dalam mendukung infrastruktur pembangunan.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, potensi investasi industri pembangkit listrik di Indonesia seiring upaya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang ditargetkan mencapai 35.000 MW, terdiri dari 291 unit pembangkit listrik, 735 jalur jaringan transmisi, dan 1.273 unit gardu induk dengan total investasi Rp1.189 triliun.

“Kami juga tengah memfasilitasi penelitian dan pengembangan produk solar cell untuk implementasi di industri dan masyarakat” jelasnya.

Melihat potensi di industri alat kesehatan, sambung Menperin, pemerintah tengah mendorong penggunaan teknologi terkini secara terintegrasi termasuk komponen, bahan baku dan bahan penolong.

“Kami berharap juga adanya pendirian center of excellent yang mencakup kegiatan litbang dalam mendukung produksi alat kesehatan dasar massal untuk keperluan dalam negeri” imbuh Airlangga.

Selanjutnya, pemerintah sedang berupaya mengembangkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) khususnya pada teknik desain produk alat kesehatan. “Bahkan, kami menggenjot penguatan kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) yang menghasilkan komponen alat kesehatan melalui bantuan teknis dan peralatan uji” ungkapnya.

Sedangkan salah satu program Pemerintah Indonesia yang sekarang dinilai menjadi daya tarik bagi para investor, yaitu pengembangan kompetensi SDM industri melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi.

Bahkan, menurut Airlangga, pihaknya telah mengusulkan kepada Kementerian Keuangan mengenai skema pemberian insetif fiskal kepada investor yang akan mengembangkan pendidikan vokasi dan pusat inovasi di Tanah Air.

“Bagi perusahaan yang melakukan kerja sama dengan sekolah kejuruan serta memberikan pemagangan dan penyediaan alat industri, akan diberikan tax allowance sebesar 200 persen. Dari kerja sama ini, kami berharap adanya transfer teknologi. Selain itu, adanya kolaborasi dengan pelaku industri kita dan pemberdayaan SDM lokal” tutur Menperin.

Sedangkan, perusahaan yang berkomitmen membangun fasilitas penelitian dan pengembangan di dalam negeri, akan diberikan tax allowance sebesar 300 persen. Kebijakan pengurangan terhadap penghasilan kena pajak ini telah sukses diterapkan oleh Thailand guna memacu daya saing industrinya. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.