Majalah Salam Indonesia

Alasan Kurang Persiapan, UN SD Tetap Tiga Pelajaran

138

SALAM-INDONESIA.com- UJIAN NASIONAl (UN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau sekarang disebut Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tetap akan mengujikan tiga mata pelajaran, yakni matematika, bahasa Indonesia, dan IPA.

Sebelumnya sempat beredar kabar jika USBN tahun 2018 akan mengujikan semua mata pelajaran. “Dengan mempertimbangkan berbagai hal, USBN jenjang SD/MI tahun ini yang semula direncanakan delapan mata pelajaran urung dilaksanakan” ujar Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi di Jakarta.

Menurutnya, keputusan itu diambil dalam pembahasan internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tentang gagasan menerapkan delapan mata pelajaran yang akan diujikan.

“Alasan tetap tiga mata pelajaran yang diujikan dalam USBN tersebut, karena matematika, bahasa Indonesia, dan IPA dinilai sebagai mata pelajaran utama atau fondasi yang mesti dikuasai siswa,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Bambang, kesiapan dan kemampuan para guru dalam menyiapkan soal untuk mata pelajaran yang lain perlu dilakukan secara matang. “Nanti ada penjelasan resmi dari pihak kementerian” ujar pria yang juga dosen UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini.

Seperti diketahui, USBN jenjang SD/MI tahun ini direncanakan mencakup semua mata pelajaran (delapan), yakni bahasa Indonesia, IPA, matematika, IPS, pendidikan kewarganegaraan,seni budaya dan prakarya, pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, serta pendidikan agama.

Bambang menjelaskan 20%-25% soal USBN disusun Kemendikbud dan soal pendidikan agama disiapkan Kementerian Agama. Sementara itu, 75%-80% soal lain disusun guru-guru dengan melibatkan musyawarah guru mata pelajaran dan kelompok kerja guru. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.