Majalah Salam Indonesia

Akan lakukan Pembatasan Usia Kendaraan Pribadi, ini rencana Dishub DKI

124

SALAM-INDONESIA.comWAKIL KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mewacanakan pembatasan usia kendaraan pribadi.

Berikut petikan Perda Nomor 5 Tahun 2014 Pasal 51 tentang pembatasan usia kendaraan umum:

1. Untuk menjamin ketersediaan layanan angkutan jalan umum yang memenuhi aspek laik jalan dan ramah lingkungan, ditetapkan pembatasan masa pakai kendaraan bermotor umum.

2.Masa pakai kendaraan bermotor umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibatasi dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Mobil bus besar paling lama 10 (sepuluh) tahun;
b. Mobil bus sedang paling lama 10 (sepuluh) tahun;
c. Mobil bus kecil, mobil penumpang umum dan angkutan lingkungan paling lama 10 (sepuluh) tahun;
d. taksi paling lama 7 (tujuh) tahun; dan
e. mobil barang paling lama 10 (sepuluh) tahun.

3. Pemilik kendaraan bermotor umum yang telah melampaui batas masa pakai sebagaimana dimaksud pada ayat (2), wajib melakukan peremajaan dalam waktu paling lama 12 (dua belas) bulan terhitung sejak Peraturan Daerah ini mulai berlaku.

4. Waktu untuk melakukan peremajaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diperpanjang paling lama 6 (enam) bulan sepanjang kondisi kendaraan masih laik jalan.

Sigit menyebut pembatasan tersebut bisa diterapkan setelah electronic road pricing (ERP) diberlakukan. “(Pembatasan usia kendaraan) sudah tak bicara sekedar mengatasi macet. Tapi lebih bagaimana menjaga kualitas lingkungan. ERP bisa jadi kunci untuk lakukan kebijakan lanjutan, utama untuk pengguna kendaraan pribadi,” kata Sigit

Sigit menuturkan ERP ataupun pembatasan usia itu tak hanya untuk mengendalikan jumlah kendaraan bermotor. ERP ataupun pembatasan usia kendaraan ditujukan untuk mendorong warga beralih ke angkutan umum. (put)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.