Majalah Salam Indonesia

Akan Ada 4 Trend Teknologi di Tahun 2018

134

SALAM-INDONESIA.com- MESKIPUN TEKNOLOGI mengalami perkembangan yang terasa amat pesat, teknologi juga mengalami tren yang selalu berubah setiap tahunnya.

Seperti pada tahun 2017 lalu, dimana permainan Pokemon Go menjadi begitu terkenal dan digandrungi pemilik ponsel pintar di seluruh dunia. Kemunculan teknologi virtual pun sama hebohnya, menyusul kemudian simpang siur berita mengenai pemberlakuan kembali sistem net neutrality di Amerika Serikat.

Lantas, apa saja teknologi yang akan menjadi tren di tahun 2018 ini, menurut perkiraan Dewan Teknologi Informasi dan Komunikas Nasional (Wantiknas) ) seperti dilansir dari laman institusi ini, akan ada 4 tren teknologi yang mewarnai perjalanan tahun 2018, Diantaranya adalah;

Teknologi Blockchain, Blockchain merupakan pusat kripto yang terdesentralisasi, dan merupakan sebuah buku catatan terdistribusi yang memungkinkan dilakukannya verifikasi catatan tanpa adanya perantara. Pada tahun 2017 lalu, penggunaan teknologi ini hanya sebatas pada verifikasi transaksi kriptokurensi.

Teknologi ini memungkinkan terjadinya diversifikasi transaksi dan persyaratan kontrak tanpa adanya campur tangan manusia. Tahun ini, hampir sebagian besar industri akan mengalami transformasi, dan teknologi blockchain menjadi satu terobosan yang tepat dalam hal transaksi. Bahkan, bukan tidak mungkin teknologi ini akan tetap ada meskipun kriptokurensi telah tenggelam.

Kembalinya Laptop Bertenaga ARM, Dibuat oleh Advanced RISC Machines, ARM merupakan prosesor yang umum dipakai pada iPhone, iPad, dan hampir seluruh ponsel pintar Android.

Pada tahun 2010 silam, teknologi ini telah berhasil menguasai pasar prosesor hingga 95 persen. Fokusnya yang menjual lisensi prosesor kepada perusahaan macam NVidia, Qualcomm, dan lainnya ini menjadi keunikan utama dari ARM. Bahkan, teknologi AMD pun membeli lisensi ARM.

Tahun ini, lanjut Wantiknas, ARM tak hanya menyasar teknologi ponsel pintar, tetapi juga laptop. Microsoft, tentunya, menyambut perubahan ini dengan gembira, yang ditandai dengan dilakukannya rekayasa Windows sejak tahun 2017 agar bisa kompatibel dengan teknologi ARM ini.

“Pastinya, percobaan awal tidak akan langsung berhasil sukses. Namun, bisa diprediksi, laptop dengan tenaga ARM memiliki daya tahan yang lebih lama. Laptop ini nantinya akan menyasar konsumen entry-level,” katanya.

Akhir Masa Kejayaan Ponsel Pintar, Pasti Anda akan sangat terkejut mendengarnya. Namun, bukan berarti ponsel pintar akan hilang sepenuhnya. Perkembangan kecerdasan buatan semakin membuat ponsel mampu bekerja lebih baik dari manusia. Mungkin, nantinya Anda tak lagi menyebut benda canggih ini dengan sebutan “ponsel pintar”, tetapi “ponsel cerdas”.

“Teknologi kecerdasan buatan yang akan diimplementasikan pada smartphone masa depan akan seperti asisten digital yang akan membantu mendapatkan apa yang Anda butuhkan bahkan sebelum pertanyaan pertama Anda luncurkan,” papar institusi yang diketuai oleh Dr. Ing. Ilham Akbar Habibie, M.B.A ini.

Teknologi Interface Otomatis, Teknologi user interface merupakan kunci utama kesuksesan penjualan ponsel pintar atau gadget lainnya. Akan tetapi, sebagian besar perangkat membutuhkan sentuhan untuk bisa berinteraksi dengan perangkat tersebut. Tahun ini, sentuhan tersebut tak lagi diperlukan.

Bayangkan, Anda bisa mendapatkan apa yang Anda butuhkan tanpa harus mengetik, cukup dengan ucapkan keinginan Anda. Bahkan, teknologi ini juga lengkap dengan fitur penyesuaian suara. Jadi, tak hanya suara Anda, gadget terbaru pun mampu mengenali suara lain dan menyesuaikan jawabannya.

“Tren teknologi ini murni akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat. Namun, jangan sampai perkembangan ini berubah ke arah yang negatif. Oleh karena itu, kita harus pandai menyaring semua informasi dan perubahan yang masuk dengan sangat hati-hati,” pungkas Wantiknas. (**)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.