Majalah Salam Indonesia

Ada Standarnya, UNESCO Tak Lagi Jadikan Kota Tua sebagai Warisan Budaya

107

SALAM-INDONESIA.com – PKS MENGATAKAN UNESCO tak memasukkan Kota Tua sebagai warisan budaya karena faktor rekalamasi tak perlu diperdebatkan. PKS menilai UNESCO mempunyai standar tersendiri.

“Kan memasukkan satu bangunan misalnya menjadi warisan itu pasti kan ada standarnya, pasti ada standarnya, jadi menurut saya itu nggak perlu diperdebatkan, lihat saja standarnya dan kemudian apa sih yang menyebabkan poinya tidak masuk, pasti ada poin satu dua tiga, dan seterusnya,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Suhaimi, saat dihubungi Jumat (6/7/2018) malam.

Saat ditanya lebih lanjut, Suhaimi enggan menjabarkan faktor apa saja yang menjadi penentu Kota Tua gagal masuk menjasi warisan budaya Unesco. Suhaimi lagi-lagi menyatakan Unesco yang mempunyai penilaian.

“Ya itu dilihat saja kepada tadi, dilihat kepada poin-poin yang jadi penilaiannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dampak reklamasi di Teluk Jakarta mempengaruhi penilaian UNESCO. Akibatnya, Kota Tua gagal lagi jadi warisan budaya dunia. (put)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.